Indonesia, negara yang pemimpinnya nggak pernah sadar

Kemarin waktu di lampu merah saia melihat kakek dan cucu nya sedang berjalan di pinggir. Tangan kakek itu menggenggam sebuah piala kecil yang sepertinya piala itu milik cucu kecilnya.
Sedikit terenyuh dengan pemandangan yang baru saja lewat itu. Yang membuatku bertanya, dimana orang tuanya? Semudah itu kah mereka menelantarkan anaknya?

Dan lagi, keesokan harinya. Saia melihat beberapa anak kecil sedang meminta-minta di lampu merah depan McD Mayjen Sungkono. Ngeliat itu, rasanya hati saia terenyuh banget. Nggak kebanyang kalo adek saia kayak gitu. Nggak au deh, dan nggak bakal saia bolehin. Waktu saia bilang ke pacar saia, “coba liat di deketnya McD, disana ada makelarnya.”
Tuhan, ini yah yang namanya kehidupan. Buatku, itu terlalu keras buat mereka. Belum saatnya.

Hati saiai berbisik, “apa ini yang namanya hukum alam atau hukum negara yang nggak berjalan.” Grrrrr pengen rasanya saia marah.

Negara hukum apanya, negara banyak korupsinya iyah. Kalo itu sih sedunia juga tahu…..

Tinggalkan sebuah Komentar

Belum ada komentar.

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.