Dalam kelam tak berbatas kehidupan. . .
Dalam kelam yang berbatas kehampaan. . .
Dalam kelam menembus jurang keterasingan. . .
Hingga jatuh pada hitam jiwa kebusukan. . .
Menembus raga dan terlepas
Dalam ranah terkelam
Jeritan dan rintihan adalah kesakitan raga tanpa jiwa
Dalam kelam. . . .
Raga itu menangis tanpa air mata. . .
Belum Ada Tanggapan
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan sebuah tanggapan
