Dalam Kelam. . .

Dalam kelam tak berbatas kehidupan. . .
Dalam kelam yang berbatas kehampaan. . .
Dalam kelam menembus jurang keterasingan. . .
Hingga jatuh pada hitam jiwa kebusukan. . .
Menembus raga dan terlepas
Dalam ranah terkelam
Jeritan dan rintihan adalah kesakitan raga tanpa jiwa

Dalam kelam. . . .
Raga itu menangis tanpa air mata. . .

Cinta Itu

Cinta itu. . .
Bukan sebuah toko yang mudah dimasuki
Bukannya barang yang dapat ditawar
Buka pula sesuatu yang bisa dipinjamnya
Bukan juga baju yang setiap waktu diganti
Cinta itu. . .
Tak kenal menyakiti malah menyembuhkan
Tak kenal memberi duka malah menanam suka
Tak kenal membingungkan malah memberi kepastian
Dan cinta adalah kesederhanaan hati untuk mencintai