Indonesia, negara yang pemimpinnya nggak pernah sadar

Kemarin waktu di lampu merah saia melihat kakek dan cucu nya sedang berjalan di pinggir. Tangan kakek itu menggenggam sebuah piala kecil yang sepertinya piala itu milik cucu kecilnya.
Sedikit terenyuh dengan pemandangan yang baru saja lewat itu. Yang membuatku bertanya, dimana orang tuanya? Semudah itu kah mereka menelantarkan anaknya?

Dan lagi, keesokan harinya. Saia melihat beberapa anak kecil sedang meminta-minta di lampu merah depan McD Mayjen Sungkono. Ngeliat itu, rasanya hati saia terenyuh banget. Nggak kebanyang kalo adek saia kayak gitu. Nggak au deh, dan nggak bakal saia bolehin. Waktu saia bilang ke pacar saia, “coba liat di deketnya McD, disana ada makelarnya.”
Tuhan, ini yah yang namanya kehidupan. Buatku, itu terlalu keras buat mereka. Belum saatnya.

Hati saiai berbisik, “apa ini yang namanya hukum alam atau hukum negara yang nggak berjalan.” Grrrrr pengen rasanya saia marah.

Negara hukum apanya, negara banyak korupsinya iyah. Kalo itu sih sedunia juga tahu…..

Indonesia, negara yang pemimpinnya nggak pernah sadar

Kemarin waktu di lampu merah saia melihat kakek dan cucu nya sedang berjalan di pinggir. Tangan kakek itu menggenggam sebuah piala kecil yang sepertinya piala itu milik cucu kecilnya.
Sedikit terenyuh dengan pemandangan yang baru saja lewat itu. Yang membuatku bertanya, dimana orang tuanya? Semudah itu kah mereka menelantarkan anaknya?

Dan lagi, keesokan harinya. Saia melihat beberapa anak kecil sedang meminta-minta di lampu merah depan McD Mayjen Sungkono. Ngeliat itu, rasanya hati saia terenyuh banget. Nggak kebanyang kalo adek saia kayak gitu. Nggak au deh, dan nggak bakal saia bolehin. Waktu saia bilang ke pacar saia, “coba liat di deketnya McD, disana ada makelarnya.”
Tuhan, ini yah yang namanya kehidupan. Buatku, itu terlalu keras buat mereka. Belum saatnya.

Hati saiai berbisik, “apa ini yang namanya hukum alam atau hukum negara yang nggak berjalan.” Grrrrr pengen rasanya saia marah.

Negara hukum apanya, negara banyak korupsinya iyah. Kalo itu sih sedunia juga tahu…..

love…

One night …
I had a dream about her …
About her that always stayed with me …
She was no angel …
She also was not a princess

But …
She’s just an ordinary woman
All I know,,,
I love her
And she also loves …

And now …
My heart just for her ….

of. heart

Dalam Kelam. . .

Dalam kelam tak berbatas kehidupan. . .
Dalam kelam yang berbatas kehampaan. . .
Dalam kelam menembus jurang keterasingan. . .
Hingga jatuh pada hitam jiwa kebusukan. . .

Menembus raga dan terlepas
Dalam ranah terkelam
Jeritan dan rintihan adalah kesakitan raga tanpa jiwa

Dalam kelam. . . .
Raga itu menangis tanpa air mata. . .

Cinta Itu

Cinta itu. . .

Bukan sebuah toko yang mudah dimasuki
Bukannya barang yang dapat ditawar
Buka pula sesuatu yang bisa dipinjamnya
Bukan juga baju yang setiap waktu diganti

Cinta itu. . .

Tak kenal menyakiti malah menyembuhkan
Tak kenal memberi duka malah menanam suka
Tak kenal membingungkan malah memberi kepastian
Dan cinta adalah kesederhanaan hati untuk mencintai

Aku dan Sampah Dunia…

Aku hanya sampah kehiudpan
Aku hanya manusia terbuang
Aku yang ada ketika mereka membutuhkan
Dan aku yang ditinggalankan ketika usai

Aku yang disia-siakan
Aku yang mereka tendang
Aku hanya tertuduh salah dalam hidup

Mataku adalah tundukan lesu
Tubuhku hanya dapat mereka rusak
Buat mereka aku hanya pantas menghilang
Berharap tak kan mengenal sampah jalang
Sepertiku…

Jiwaku menjerit!!!!
Aku tak mampu…
Melihat dan mendengar munafiknya
Kebusukan orang-orang itu…

Namun sekali lagi…
Aku hanya dapat dapat terduduk disudut kehampaan…

Kasih

Kasih…
Biarkanku tinggal disini
Biarkan ku bersandar dari pelukmu
Menatap senyum indahmu
Medekap dan memeluk erat tubuhmu

Kasih…
Biarkanku terbang bersamamu
Biarkanku bersama mimpimu
Dihidupku selalu…

Kasih…
Indah bayang wajahmu
Membuatku terpaku…
Dalam khayal dan anganku
Tentangmu…

Cintaku selalu bersamamu…
Hatiku adalah untukmu
Dan…
Jiwamu memberiku nywa dalam kehidupan…

Tentangku dan Sunyi

Aku hanya menutup mata
Dan tak pernah melhat kenyataan
Aku hanya menutup telinga
Dan tak pernah mendengar kata dunia

Kenyataan yang aku tahu
Adalah kegelapan
Suara yang aku dengar
Adalah kesunyian

Tak pernah ada warna
Tak pernah ada nada
Yang ada hanya sunyi nya jiwa

Di Kehidupanku…

Aku tak pernah tahu siapa diriku

Aku tak pernah mengerti siapa aku

Aku tak pernah sadar akan diriku

Tak pernah sekalipun di hidupku

Sekalipun aku berteriak

Sekalipun aku menjerit

Sekalipun aku merintih dan memekik

Tak akan ada yang pernah peduli

Dikehidupan aku sendiri

Dikehidupan aku tersunyi

Menjalani ratap tangis hiudp ini

Yang tak berarti dan bernadi

Mereka yang melihat

Hanya menutup mata

Mereka yang mendengar

Hanya membisu tanpa suara

Mereka menutup mata dari kenyataan

Kenyataan yang tak pernah

Bisa mereka terima….

Dan kemudian tecekik dalam

Tangis kepedihan dan kematian….

Bukan Hanya Diam

JIWA…

Biarkan aku teriak

Biarkan aku berontak

dan mengatakankemunafikan yang ada

JIWA..

Biarkan aku bebas

Biarkan aku melayang

Menembus kehampaan pada dunia

JIWA…

Aku tak mau terdiam

Bagai pohon yang tumbang terhempas angin topan

Aku ingin hidup

Aku ingin kuat

Dalam hidup dan mati ku

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.